Pages

Jumat, 10 Juni 2011

TOXOPLASMA???

Tak heran bila pertanyaan tentang toxoplasma menjadi pertanyaan menarik yang sering hadir di ruang praktek dokter. Sebenarnya tak salah bila kucing dituding sebagai penyebar toxoplasma. Tapi tentunya tak bijak kalau kemudian kita memvonis semua kucing tanpa terkecuali sebagai biang penyakit toxoplasmosis.

Marilah kita lihat dengan seksama bagaimana toxoplasma dapat masuk dan menyerang tubuh manusia.
Selama ini banyak yang beranggapan bahwa toxoplasma itu sejenis virus. Mungkin itu karena pemeriksaan laboratorium pada manusia terutama wanita yang berkaitan dengan masalah kandungan, biasanya digabung dengan pemeriksaan Rubella virus, Citomegalo virus, dan Herpes virus (TORCH). Maka terjadilah salah kaprah, orang-orang pun menyatakan toxoplasma itu virus.

Sebenarnya toxoplasma termasuk dalam kelompok parasit bersel tunggal protozoa) dengan nama lengkap Toxoplasma gondii. Sejauh ini siklus perkembangbiakan toxoplasma hanya meneliti dalam usus kucing dan sebangsanya (harimau, singa, kucing hutan dan hewan lain yang termasuk keluarga kucing felidae.) Seekor kucing yang terserang toxoplasmosis akan mengeluarkan telur (ookista) toxoplasma pada waktu tertular untuk pertama kalinya. Inipun hanya berlangsung beberapa hari saja. Ookista ini keluar dari tubuh kucing yang sakit bersama kotorannya (feces). Jadi hanya kucing sakit akibat terserang toxoplasmosis saja yang kotorannya mengandung berjuta-juta telor toxoplasma.

Ookista yang ada dalam kotoran kucing yang mengering akan terbang tertiup angin dan kemudian menempel pada rumput, daun, buah, batu, kayu, tanah dan tempat2 lain. Bisa juga pada saat turun hujan, kotoran kucing dengan ookista ini akan ikut aliran air dan menyebar ke segala penjuru. Ookista ini mampu bertahan hidup hingga 18 bulan dalam tanah. Kemudian hewan ternak seperti sapi, kambbing, domba, kerbau, juga burung dan tikus memakan rumput, daun, buah, air, atau apa saja yang tercemar oleh telur toxoplasma.

Penyebab

Penyakit ini bisa menular ke manusia akibat termakannya spora Toxoplasma gondii. Misalnya makan daging mentah yang mengandung telur (ookista) toksoplasma atau sayuran yang terkontaminasi telur ini. Parasit ini sendiri bisa berbiak di semua mamalia, seperti ternak atau hewan peliharaan (anjing, kucing dan burung). Sayangnya infeksi toksoplasma ini di sebagian besar kasus tidak menunjukkan gejala yang jelas. Oleh karenanya pemeriksaan laboratorium semacam TORCH sangat dianjurkan sebelum memulai kehamilan, atau minimal di saat awal kehamilan. Bila ditemukan hasil positif, harus dilakukan terapi sampai sembuh terlebih dahulu sebelum melanjutkan kehamilan.

Penanganan

Indikasi infeksi pada janin bisa diketahui dari pemeriksaan USG, yaitu terdapat cairan berlebihan pada perut (asites), perkapuran pada otak atau pelebaran saluran cairan otak (ventrikel). Sebaliknya bisa saja sampai lahir tidak menampakkan gejala apapun, namun kemudian terjadi retinitis (radang retina mata), penambahan cairan otak (hidrosefalus), atau perkapuran pada otak dan hati.

Pemeriksaan awal bisa dilakukan dengan pengambilan jaringan (biopsi) dan pemeriksaan serum (serologis). Umumnya cara kedua yang sering dilakukan. Pada pemeriksaan serologi akan dilakukan pemeriksaan untuk mengetahui adanya reaksi imun dalam darah, dengan cara mendeteksi adanya IgG (imunoglobulin G), IgM, IgA, IgE. Pemeriksaan IgM untuk ini mengetahui infeksi baru. Setelah IgM meningkat, maka seseorang akan memberikan reaksi imun berupa peningkatan IgG yang kemudian menetap. IgA merupakan reaksi yang lebih spesifik untuk mengetahui adanya serangan infeksi baru, terlebih setelah kini diketahui lgM dapat menetap bertahun-tahun, meskipun hanya sebagian kecil kasus.

Sebenarnya sebagian besar orang telah terinfeksi parasit toksoplasma ini. Namun sebagian besar diantaranya telah membentuk kekebalan tubuh sehingga tidak berkembang, dan parasit terbungkus dalam kista yang terbentuk dari kerak perkapuran (kalsifikasi). Sehingga wanita hamil yang telah memiliki lgM negatif dan lgG positif berarti telah memiliki kekebalan dan tidak perlu khawatir terinfeksi. Sebaliknya yang memiliki lgM dan lgG negatif harus melakukan pemeriksaan secara kontinyu setiap 3 bulan untuk mengetahui secara dini bila terjadi infeksi.

Bagaimana bila lgM dan lgG positif ? Untuk ini disarankan melakukan pemeriksaan ulang. Bila ada peningkatan lgG yang signifikan, diduga timbul infeksi baru. Meski ini jarang terjadi, tetapi adakalanya terjadi. Untuk lebih memastikan akan dilakukan juga pemeriksaan lgA. Pemeriksaan bisa juga dilakukan dengan PCR, yaitu pemeriksaan laboratorium dari sejumlah kecil protein parasit ini yang diambil dari cairan ketuban atau darah janin yang kemudian digandakan.

Bila indikasi infeksi sudah pasti, yaitu lgM dan lgA positif, harus segera dilakukan penanganan sedini mungkin. Pengobatan bisa dilakukan dengan pemberian sulfa dan pirimethamin atau spiramycin dan clindamycin. Sulfa dan pirimethamin dapat menembus plasenta dengan baik sehingga dianjurkan untuk pengobatan pertama. Terapi harus dilakukan terus sampai persalinan. Bahkan setelah persalinan akan dilakukan pemeriksaan pada bayi. Bila didapat lgM positif maka bisa dipakstikan bayi telah terinfeksi. Meski hasilnya negatif sekalipun, tetap harus dilakukan pemeriksaan berkala sesudahnya. Dengan pemeriksaan dan pengobatan secara dini penularan pada bayi akan bisa ditekan seminimal mungkin. Selain itu pengobatan dini yang tepat saat awal kehamilan akan menurunkan secara signifikan kemungkinan janin terinfeksi.

Penularan
Manusia juga dapat tertular toxoplasma dengan cara seperti ini. Dalam tubuh hewan selain kucing, ookista akan berubah bentuk menjadi kista yang mampu âEUR~bertapaâEUR(tm) di dalam jaringan tubuh. Penularan pada manusia bisa terjadi lewat 3 cara yaitu :

1.. melalui plasenta dari ibu hamil pada janin yang dikandungnya

2.. tertular secara langsung akibat ookista yang termakan secara tak sengaja, misalnya lewat air yang tercemar, tangan atau alat makan yang tercemar oleh ookista toxoplasma.

3.. tertular secara tak langsung yaitu karena memakan daging hewan (sapi, kambing, ayam, burung, kelinci dll) yang terinfeksi, karena daging yang mengandung toxoplasma dalam bentuk kista tidak dimasak dengan sempurna.

Bagaimana kucing dapat tertular toxoplasma? Kucing dapat tertular akibat memakan hewan mangsanya (tikus, burung dll) atau daging mentah yang tercemar toxoplasma. Anak kucing dapat pula tertular sejak lahir dari induk yang terinfeksi.

Dari gambaran tersebut diatas dapat disimpulkan 4 hal yaitu:
1.. kucing yang âEUR~memproduksiâEUR(tm) telur toxoplasma hanyalah kucing yang terinfeksi toxoplasmosis
2.. telur-telur toxoplasma hanya dikeluarkan bersama kotoran kucing penderita. Jadi tidak benar anggapan yang menyebutkan bulu kucing menularkan toxoplasma, kecuali pada bulu tersebut menempel kotoran dengan telur toxoplasma. Tetapi mungkin bulu kucing yang beterbangan akan sangat mengganggu terutama yang alergi.
3.. kucing rumahan yang selalu mendapat makanan dan minuman yang bersih dan higienis, serta kebersihan dan kesehatannya terjaga dengan baik sangat kecil kemungkinan terserang toxoplasmosis. Dalam hal ini kucing liar yang ada di sekitar kita inilah yang sangat berpotensi menularkan toxoplasmosis. Mengurangi/menekan populasi kucing liar mungkin akan mengurangi potensi serangan toxoplasma. Inilah tantangannya.
4.. untuk menjadi seorang yang terifeksi toxoplasmosis tidak harus memelihara kucing artinya orang yang memelihara kucing belum tentu akan terserang toxoplamosis. Penularan lebih terkait dengan pola hidup dan kebersihan lingkungan.

Pencegahan

Berilah makanan yang sudah dimasak atau makanan jadi khusus untuk kucing (catfood) yang banyak tersedia di supermarket dan petshop. Pemberian makanan yang cukup dapat mencegah kucing berburu tikus, burung, dan lain lain. Mandikan kucing dengan shampoo 2 minggu sekali. Berikan obat cacing setiap 3 bulan, serta lakukan vaksinasi secara teratur setiap tahunnya.

Demi mencegah penularan, sebaiknya kita selalu menjaga kebersihan. Biasakan mencuci tangan dan bahan makanan serta peralatan makan-minum dengan baik, teruatama anda yang suka makan lalapan dan hobi berkebun. Biasakan pula makan daging yang telah dimasak dengan sempurna. Mudah bukan? Jadi tidak perlu phobia dengan kucing.
Rokok adalah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm (bervariasi tergantung negara) dengan diameter sekitar 10 mm yang berisi daun-daun tembakau yang telah dicacah. Rokok dibakar pada salah satu ujungnya dan dibiarkan membara agar asapnya dapat dihirup lewat mulut pada ujung lainnya.


Rokok biasanya dijual dalam bungkusan berbentuk kotak atau kemasan kertas yang dapat dimasukkan dengan mudah ke dalam kantong. Sejak beberapa tahun terakhir, bungkusan-bungkusan tersebut juga umumnya disertai pesan kesehatan yang memperingatkan perokok akan bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan dari merokok, misalnya kanker paru-paru atau serangan jantung (walapun pada kenyataanya itu hanya tinggal hiasan, jarang sekali dipatuhi).

Manusia di dunia yang merokok untuk pertama kalinya adalah suku bangsa Indian di Amerika, untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Pada abad 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kemudian kebiasaan merokok mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tapi berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan semata-mata. Abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Telah banyak riset yang membuktikan bahwa rokok sangat menyebabkan ketergantungan, disamping menyebabkan banyak tipe kanker, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, efek buruk bagi kelahiran, dan emfisema.



JENIS ROKOK

Rokok dibedakan menjadi beberapa jenis. Pembedaan ini didasarkan atas bahan pembungkus rokok, bahan baku atau isi rokok, proses pembuatan rokok, dan penggunaan filter pada rokok.

Rokok berdasarkan bahan pembungkus.

• Klobot: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun jagung.

• Kawung: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun aren.

• Sigaret: rokok yang bahan pembungkusnya berupa kertas.

• Cerutu: rokok yang bahan pembungkusnya berupa daun tembakau.

Rokok berdasarkan bahan baku atau isi.

• Rokok Putih: rokok yang bahan baku atau isinya hanya daun tembakau yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

• Rokok Kretek: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau dan cengkeh yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

• Rokok Klembak: rokok yang bahan baku atau isinya berupa daun tembakau, cengkeh, dan kemenyan yang diberi saus untuk mendapatkan efek rasa dan aroma tertentu.

Rokok berdasarkan proses pembuatannya.

• Sigaret Kretek Tangan (SKT): rokok yang proses pembuatannya dengan cara digiling atau dilinting dengan menggunakan tangan dan atau alat bantu sederhana.

• Sigaret Kretek Mesin (SKM): rokok yang proses pembuatannya menggunakan mesin. Sederhananya, material rokok dimasukkan ke dalam mesin pembuat rokok. Keluaran yang dihasilkan mesin pembuat rokok berupa rokok batangan. Saat ini mesin pembuat rokok telah mampu menghasilkan keluaran sekitar enam ribu sampai delapan ribu batang rokok per menit. Mesin pembuat rokok, biasanya, dihubungkan dengan mesin pembungkus rokok sehingga keluaran yang dihasilkan bukan lagi berupa rokok batangan namun telah dalam bentuk pak. Ada pula mesin pembungkus rokok yang mampu menghasilkan keluaran berupa rokok dalam pres, satu pres berisi 10 pak. Sayangnya, belum ditemukan mesin yang mampu menghasilkan SKT karena terdapat perbedaan diameter pangkal dengan diameter ujung SKT. Pada SKM, lingkar pangkal rokok dan lingkar ujung rokok sama besar.

Sigaret Kretek Mesin sendiri dapat dikategorikan kedalam 2 bagian :

1. Sigaret Kretek Mesin Full Flavor (SKM FF): rokok yang dalam proses pembuatannya ditambahkan aroma rasa yang khas. Contoh: Gudang Garam International, Djarum Super dan lain-lain.

2. Sigaret Kretek Mesin Light Mild (SKM LM): rokok mesin yang menggunakan kandungan tar dan nikotin yang rendah. Rokok jenis ini jarang menggunakan aroma yang khas. Contoh: A Mild, Clas Mild, Star Mild, U Mild, L.A. Lights, Surya Slims dan lain-lain.

Rokok berdasarkan penggunaan filter.

• Rokok Filter (RF): rokok yang pada bagian pangkalnya terdapat gabus.

• Rokok Non Filter (RNF): rokok yang pada bagian pangkalnya tidak terdapat gabus.



EFEK ROKOK TERHADAP KESEHATAN MANUSIA

1. Asap rokok mengandung kurang lebih 4000 bahan kimia yang 200 diantaranya beracun dan 43 jenis lainnya dapat menyebabkan kanker bagi tubuh. Beberapa zat yang sangat berbahaya yaitu tar, nikotin, karbon monoksida, dsb.

2. Asap rokok yang baru mati di asbak mengandung tiga kali lipat bahan pemicu kanker di udara dan 50 kali mengandung bahan pengeiritasi mata dan pernapasan. Semakin pendek rokok semakin tinggi kadar racun yang siap melayang ke udara. Suatu tempat yang dipenuhi polusi asap rokok adalah tempat yang lebih berbahaya daripada polusi di jalanan raya yang macet.

3. Seseorang yang mencoba merokok biasanya akan ketagihan karena rokok bersifat candu yang sulit dilepaskan dalam kondisi apapun. Seorang perokok berat akan memilih merokok daripada makan jika uang yang dimilikinya terbatas.

4. Harga rokok yang mahal akan sangat memberatkan orang yang tergolong miskin, sehingga dana kesejahteraan dan kesehatan keluarganya sering dialihkan untuk membeli rokok. Rokok dengan merk terkenal biasanya dimiliki oleh perusahaan rokok asing yang berasal dari luar negeri, sehingga uang yang dibelanjakan perokok sebagaian akan lari ke luar negeri yang mengurangi devisa negara. Pabrik rokok yang mempekerjakan banyak buruh tidak akan mampu meningkatkan taraf hidup pegawainya, sehingga apabila pabrik rokok ditutup para buruh dapat dipekerjakan di tempat usaha lain yang lebih kreatif dan mendatangkan devisa.

5. Sebagian perokok biasanya akan mengajak orang lain yang belum merokok untuk merokok agar merasakan penderitaan yang sama dengannya, yaitu terjebak dalam ketagihan asap rokok yang jahat. Sebagian perokok juga ada yang secara sengaja merokok di tempat umum agar asap rokok yang dihembuskan dapat terhirup orang lain, sehingga orang lain akan terkena penyakit kanker.

6. Kegiatan yang merusak tubuh adalah perbuatan dosa, sehingga rokok dapat dikategorikan sebagai benda atau barang haram yang harus dihindari dan dijauhi sejauh mungkin. Ulama atau ahli agama yang merokok mungkin akan memiliki persepsi yang berbeda dalam hal ini.

PENGARUH MEROKOK TERHADAP MULUT

Merokok terutama dapat menimbulkan penyakit kardiovaskuler dan kanker, baik kanker paru-paru, oesophagus, laryng, dan rongga mulut.Kanker di dalam rongga mulut biasanya dimulai dengan adanya iritasi dari produk-produk rokok yang dibakar dan diisap. Iritasi ini menimbulkan lesi putih yang tidak sakit.Selain itu merokok juga dapat menimbulkan kelainan-kelainan rongga mulut misalnya pada lidah, gusi, mukosa mulut, gigi dan langit-langit yang berupa stomatitis nikotina dan infeksi jamur.Asap rokok mengandung komponen-komponen dan zat-zat yang berbahaya bagi tubuh. Banyaknya komponen tergantung pada tipe tembakau, temperatur pembakaran, panjang rokok, porositas kertas pembungkus, bumbu rokok serta ada tidaknya filter. Sedangkan zat-zat yang berbahaya berupa gas-gas dan partikel-partikel. Asap rokok yang kita hisap 90% mengandung berbagai gas seperti N2, O2, CO2, 10% sisanya mengandung partikel tertentu seperti ter, Nikotin dan lain-lain. Partikel dalam asap rokok yang dapat menyebabkan kanker (bersifat karsinogenik) adalah ter.

PENGARUH MEROKOK TERHADAP LIDAH

Pada perokok berat, merokok menyebabkan rangsangan pada papilafiliformis (tonjolan/juntai pada lidah bagian atas) sehingga menjadi lebih panjang (hipertropi). Disini hasil pembakaran rokok yang berwarna hitam kecoklatan mudah dideposit, sehingga perokok sukar merasakan rasa pahit, asin, dan manis, karena rusaknya ujung sensoris dari alat perasa (tastebuds).

PENGARUH MEROKOK TERHADAP GUSI

Jumlah karang gigi pada perokok cenderung lebih banyak daripada yang bukan perokok. Karang gigi yang tidak dibersihkan dapat menimbulkan berbagai keluhan seperti gingivitis atau gusi berdarah. Disamping itu hasil pembakaran rokok dapat menyebabkan gangguan sirkulasi peredaran darah ke gusi sehingga mudah terjangkit penyakit.

PENEBALAN MUKOSA AKiBAT MEROKOK

Merokok merupakan salah satu faktor penyebab Leukoplakia yaitu suatu bercak putih atau plak pada mukosa mulut yang tidak dapat dihapus. Hal ini bisa dijumpai pada usia 30-70 tahun yang mayoritas penderitanya pria terutama yang perokok. Menurut penelitian Silverman dari semua kasus Leukoplakia 95% adalah perokok.Iritasi yang terus menerus dari hasil pembakaran tembakau menyebabkan penebalan pada jaringan mukosa mulut. Sebelum gejala klinis terlihat, iritasi dari asap tembakau ini menyerang sel-sel epitel mukosa sehingga aktifitasnya meningkat. Gejala ini baru terlihat bila aktifitas selluler bertambah dan epitel menjadi tebal, terutama tampak pada mukosa bukal (mukosa yang menghadap pipi) dan pada dasar mulut. Perubahan mukosa mulut terlihat sebagai bercak putih. Bercak putih tersebut mungkin disebabkan karena epitel yang tebal jenuh dengan saliva (air ludah). Para ahli mengatakan bahwa leukoplakia merupakan lesi pra-ganas di dalam mulut. Perubahan leukoplakia menjadi ganas 3-6%.

NODA ATAU STAIN KARENA TEMBAKAU

Gigi dapat berubah warna karena tembakau. Pada mulanya noda ini dianggap disebabkan oleh nikotin, tetapi sebetulnya adalah hasil pembakaran tembakau yang berupa ter. Nikotin sendiri tidak berwarna dan mudah larut. Shafer dan kawan-kawan mengatakan bahwa warna coklat terjadi pada perokok biasa, sedang warna hitam terjadi pada perokok yang menggunakan pipa. Noda-noda tersebut mudah dibersihkan karena hanya terdapat di dataran luar gigi. Tetapi pada orang yang merokok selama hidupnya, noda tersebut dapat masuk ke lapisan email gigi bagian superficial dan sukar untuk dihilangkan. Kebiasaan merokok sangat mempengaruhi kesehatan mulut terutama perubahan mukosa (selaput lendir). Kebanyakan, kanker di dalam mulut dimulai dengan perubahan mukosa. Perubahan ini tidak menimbulkan rasa sakit (lesi pra-ganas) sehingga tidak diperhatikan sampai keadaan menjadi lanjut. Oleh karena itu jika terdapat bercak putih, sedini mungkin datang ke dokter gigi.

Biasakan memeriksa gigi setiap 6 bulan sekali, meskipun tidak mengalami keluhan. Dan yang paling penting adalah kemauan yang keras untuk menghilangkan kebiasaan merokok, jika perlu konsultasi dengan dokter.Selain pengaruh diatas, masih banyak akibat – akibat negative yang didapatkn dari merokok. Sesungguhnya akibat negative dari rokok sudah mulai terasa pada waktu orang baru mulai menghisap rokok. Dalam asap rokok yang membara karena diisap, tembakau terbakar kurang sempurna sehingga menghasilkan CO ( Carbonmonoksida ), yang disamping asapnya sendiri , tar dan nicotine ( yang terjadi juga dari pembakaran tembakau tersebut ) dihirup masuk ke dalam jalan napas.

CO, Tar, dan Nikotin tersebut berpengaruh terhadap syaraf yang menyebabkan :

Rasa Gelisah,

Tangan gemetar (tremor)

Cita rasa / selera makan berkurang

Ibu2 hamil yang suka merokok dapat kemungkinan keguguran kandungannya

Tar dan asap rokok

Tar dan asap rokok merangsang jalan napas, dan tar tersebut tertimbun disaluran itu menyebabkan :

Batuk2 atau sesak napas

Tar yang menempel di jalan napas dapat menyebabkan kanker jalan napas, lidah atau bibir

Nikotin

Nikotin merangsang bangkitnya adrenalin hormon dari anak ginjal yang menyebabkan :

Jantung berdebar – debar.

Meningkatkan tekanan darah serta kadar cholesterol dalam darah, tang erat dengan terjadinya serangan jantung.

Gas CO ( KArbonMonoOksida )

Gas CO juga berpengaruh negative teerhadap jalan napas dari pembuluh darah, Karbon monooksida lebih mudah terikat pada hemoglobin daripada oksigen. Oleh sebab itu, darah orang yang kemasukan CO banyak akan berkurang daya angkutnya bagi oksigen dan orang dapat meninggal dunia karena keracunan CO. Pada seorang perokok tidak akan sampai teerjadi keracunan CO, namun pengaruh CO yang dihirup oleh perokok dengan sedkit demi sedikit, dengan lambat namun pasti akan berpengaruh negative pada jalan napas dan pada jalan pembuluh darah.



Kesimpulan :

Jadi dapat disimpulkan bahwa merokok merupakan kegiatan bodoh yang dilakukan manusia yang mengorbankan uang, kesehatan, kehidupan sosial, pahala, persepsi positif, dan lain sebagainya. Maka bersyukurlah anda jika belum merokok, karena anda adalah orang yang smart / pandai.

Ketika seseorang menawarkan rokok maka tolak dengan baik. Merasa kasihanlah pada mereka yang merokok. Jangan dengarkan mereka yang menganggap anda lebih rendah dari mereka jika tidak ikutan ngerokok. karena dalam hati dan pikiran mereka yang waras mereka ingin berhenti merokok.

Kamis, 09 Juni 2011

3G dan Contohnya

Mungkin, isilah 3G sudah tak asing lagi didengar di kalangan remaja seperti kita ini. Untuk lebih jelasnya, mari kita bahas tentang 3G. Bagaimana teknologi 3G yang kita kenal kini bisa lahir dan menjadi demikian popular? Mari kita simak sedikit bagaimana aplikasi ini sudah berevolusi menjadi penggerak komunitas baru.

DEFINISI
3G (dari bahasa Inggris: third-generation technology) merupakan sebuah standar yang telah ditetapkan oleh International Telecommunication Union (ITU) yang diadopsi dari IMT-2000 untuk diaplikasikan pada jaringan telepon selular (handphone).
3G adalah generasi ketiga standar teknologi ponsel. Layanan yang khas yang berhubungan dengan 3G termasuk data nirkabel suara teleponi nirkabel dan broadband, semua dalam lingkungan mobile. Namun, dengan kemampuan untuk tinggi kecepatan transfer data nirkabel, 3G telah meningkatkan atau dimungkinkan segudang aplikasi tambahan seperti mobile video, mobile e-commerce aman, layanan berbasis lokasi, game mobile dan audio on demand. Sebagai contoh, menggunakan 2.5G (atau versi yang sedikit lebih baik dari nirkabel generasi kedua) lagu tiga menit membutuhkan waktu antara enam dan sembilan menit untuk men-download. Dengan menggunakan 3G, dapat men-download dalam 11 sampai 90 detik.
International Telecommunication Union (ITU) pada tahun 1999 telah mengeluarkan standar yang dikenal sebagai IMT-2000 (International Mobile Telecommunications-2000) yang meliputi GSM, EDGE,UMTS, CDMA, DECT dan WiMAX, dimana 3G berada di bawah standar IMT-2000 tersebut. Secara umum, ITU, sebagaimana dikutip oleh FCC mendefinisikan 3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses :
 Sebesar 128 Kbps untuk kondisi bergerak cepat atau menggunakan kendaraan bermotor.
 Sebesar 384 Kbps untuk kondisi bergerak.
 Paling sedikit sebesar 2 Mbps untuk kondisi statik atau pengguna stasioner.
 Penggunaan General Packet Radio Service (GPRS) mencapai 114 Kbps.
3G ini biasanya digunakan untuk mengacu kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel versi ke-tiga. Melalui 3G, pengguna telepon selular dapat memiliki akses cepat ke internet dengan bandwidth sampai 384 kilobit setiap detik ketika alat tersebut berada pada kondisi diam atau bergerak secepat pejalan kaki.
Akses yang cepat atau mungkin sangat cepat ini merupakan andalan dari 3G yang tentunya 3G ini mampu memberikan fasilitas yang beragam pada pengguna seperti menonton video secara langsung dari internet atau berbicara dengan orang lain menggunakan video.
Pedahulu sebelum 3G yaitu GSM dan GPRS, tetapi saat ini hal itu sudah dianggap jadul sejak muncul 3G. Kabarnya sih, beberapa perusahaan seluler dunia akan menjadikan 3G sebagai standar baru jaringan nirkabel yang beredar di pasaran ataupun negara berkembang.

SEJARAH
Pada dasarnya perkembangan teknologi komunikasi ini disebabkan oleh keinginan untuk selalu memperbaiki apa yang telah ada menjadi sesuatu yang bermanfaat serta dapat membantu dalam memudahkan pekerjaan sehari - hari, kemampuan dan efisiensi dari teknologi generasi sebelumnya. Perkembangan teknologi nirkabel ini dapat dirangkum :
1. Generasi pertama: masih analog yang kecepatannya rendah (low-speed), dan cukup untuk suara. Contoh: NMT (Nordic Mobile Telephone) dan AMPS (Analog Mobile Phone System). Dimulai pada awal 1980-an sebagai bagian komersil dari AMPS. Menggunakan format FDMA (Frequency Division Multiple Access) yang membawa suara analog sebesar 800 MHz pita frekuensi.
2. Generasi kedua: sudah digital denagn kecepatan rendah - menengah. Contoh: GSM dan CDMA2000 1xRTT. Berkembang di awal 1990-an saat operator seluler mengeluarkan 2 macam standar suara digital,GSM dan CDMA, dimana GSM menggunakan sistem TDMA (Time Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan panggilan sampai 8 saluran di pita 900 dan 1800 MHz, sedangkan CDMA sendiri adalah singkatan dari (Code Division Multiple Access) yang mampu mengirimkan sinyal panggilan sampai 16 saluran di pita frekuensi 800 MHz.
3. Generasi ketiga: sudah digital dengan kecepatan tinggi (high-speed), untuk pita lebar (broadband). Contoh: W-CDMA (atau dikenal juga dengan UMTS) dan CDMA2000 1xEV-DO. 3G ini merupakan terobosan dalam pengiriman paket data yang memungkinkan berbagai aplikasi jaringan diterapkan. Dengan kata lain, 3G menghadirkan sebuah perubahan evolusioner dalam kecepatan pemindahan data.

KEMAJUAN 3G

3G ke 3,5G
Secara evolusioner teknologi 3G telah dikembangkan menjadi 3.5G melalui peningkatan kecepatan transmisi data dengan teknologi berbasis HSDPA (High-Speed Downlink Packet Access).
3G ke 4G
Belakangan ini industri nirkabel mulai mengembangkan teknologi 4G, meskipun sebenarnya teknologi 4G ini seperti Long Term Evolution (LTE) hanya merupakan evolusi dari teknologi 3GPP dan Ultra Mobile Broadband (UMB) berasal dari 3GPP2, sehingga sulit untuk membedakan dengan jelas teknologi 3G dan 4 G. Salah satu teknologi 4G yaitu WiMax mobile standard telah diterima oleh ITU untuk ditambahkan pada IMT-2000, sehingga teknologi baru ini masih digolongkan ke dalam keluarga 3G. International Telecommunication Union (ITU) sedang mempelajari kemampuan mobile broadband yang disebut IMT-advanced yang disebut teknologi generasi keempat (4G).

PENGEMBANGAN RESMI 3G DI DUNIA

Saat ini ada hampir 100 juta pelanggan nirkabel 3G di seluruh dunia. AS, dengan lebih dari 200 juta pelanggan mobile, menyeberangi tanda 10% untuk 3G penetrasi untuk pertama kalinya pada tahun 2006, sementara Jepang tinggal di memimpin dengan lebih dari 50% dari pelanggan dengan menggunakan ponsel 3G. Seperti mempercepat adopsi 3G, operator 3G, manufaktur handset, pembuat peralatan infrastruktur, semikonduktor OEM, dan penyedia aplikasi 3G berdiri untuk mendapatkan. Wireless Internet Service Provider (WISP's), pembawa tanpa sumber disedekahkan atau keuangan untuk meng-upgrade jaringan mereka, dan perusahaan yang menyediakan jasa yang standar di bawah 3G (misalnya, akses email), akan berada dalam posisi kalah.
Sementara pasar 3G mungkin pasti mendapatkan traksi, industri tersebut cepat mendekati persimpangan jalan, di mana kebutuhan segmen pasar yang berbeda dapat bervariasi secara substansial, dan potensi manfaat (dan kerugian) untuk vendor yang berbeda dan teknologi komunikasi mobile operator mungkin substansial.


Driver Adopsi 3G
Permintaan konsumen untuk lebih kuat layanan data nirkabel: Penurunan pendapatan suara telah mendorong operator untuk mempertimbangkan kesempatan menghasilkan pendapatan alternatif, dan mereka merespon dengan menawarkan lebih banyak layanan data yang dimungkinkan oleh teknologi 3G. Mobile video, download musik, e-mail, pesan, layanan berbasis lokasi dan surfing internet hanya contoh dari banyak aplikasi pengguna baru akan memiliki akses ke.
Setiap kali pelanggan mobile menggunakan salah satu aplikasi ini, operator seluler yang biasanya mendapatkan potongan biaya. Sebagai contoh, di pasar Japanuntapped untuk layanan data yang akan lebih lanjut disadap dengan peningkatan 3G adop - dimana terdapat 50% penetrasi 3G - hampir 30% dari pendapatan rata-rata per pengguna (ARPU) yang dihasilkan dari layanan data, dengan sisa 70% dari suara. Bandingkan bahwa untuk AS - dengan sekitar 10% penetrasi 3G - yang rata-rata memiliki 12% ARPU layanan data. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada sebuah tion.
Upgrade investasi infrastruktur: Jaringan cepat 3G dikerahkan, tingkat adopsi lebih cepat 3G akan naik. Upgrade jaringan warisan untuk mengakomodasi teknologi 3G sangat mahal. Di Amerika Serikat saja, Verizon Wireless, Sprint Nextel (S) dan Cingular telah menghabiskan $ 10 miliar pada gabungan membangun jaringan 3G mereka. Pembawa yang dapat menghabiskan uang semacam ini akan mendapatkan keuntungan kompetitif atas mereka yang tidak bisa.
Biaya lisensi 3G spektrum: Spectrum adalah frekuensi tertentu yang digunakan oleh operator untuk mengirimkan data secara nirkabel. Untuk memiliki dan menjalankan jaringan proprietary, sebuah operator nirkabel telah untuk menyewa frekuensi dari pemerintah. Baru-baru ini, operator mobile harus membayar sewa fenomenal dalam lelang untuk lisensi spektrum 3G. biaya lisensi perolehan tinggi adalah membatasi jumlah pembawa yang dapat berpartisipasi dalam 3G.
Jatuh tempo Teknologi: jatuh tempo (atau ketidakmatangan) dari teknologi yang mendasari 3G merupakan faktor penting yang pada akhirnya menentukan kapan dan bagaimana, belum lagi jika, teknologi yang diadopsi secara luas. Kunci untuk investor, oleh karena itu, adalah untuk memahami dan menghargai kompleksitas dari setiap teknologi 3G dan kemajuan bahwa berbagai perusahaan yang membuat arah adopsi mainstream. Baik itu W-CDMA, UMTS, HSPA, atau EV-DO - pembawa yang berbeda penggelaran teknologi yang berbeda pada berbagai tahap kematangan. Memahami nuansa teknologi akan membantu investor memprediksi pemenang 3G.
Pertumbuhan ponsel di Cina dan India: basis mobile India sekitar 127 juta, yang berarti bahwa hanya sekitar 13% dari penduduk India saat ini menggunakan ponsel. pasar internasional, seperti Cina dan India, sangat dapat mendorong adopsi layanan 3G sebagai daerah ini terus melihat tingkat pertumbuhan tertinggi dalam adopsi mobile.

Siapa Stand untuk Keuntungan dari Adopsi 3G???

Ericsson (ERIC), Alcatel-Lucent (ALU), Nokia (NOK), dan Siemens AG (SI) adalah produsen infrastruktur jaringan yang dikombinasikan, mendominasi lebih dari 70% dari pasar tulang punggung peralatan mobile di seluruh dunia. Sebagai jaringan 3G dikerahkan dan diperluas, sehingga akan permintaan untuk produk mereka.

AT & T (T), Sprint Nextel (S), USA T-mobile, Hutchison Whampoa Ltd, dan Verizon Communications (VZ) adalah jaringan operator yang berkembang jaringan dari generasi kedua dari teknologi ke teknologi generasi ketiga, bisa melihat penggunaan jaringan ( dan karenanya, pendapatan) meroket dengan adopsi 3G dipercepat. Sekitar 210 operator seluler di seluruh dunia telah baik dikerahkan 3G atau akan melakukannya dengan sangat lama. Pasar ini penuh dengan pemain, yang bervariasi secara luas di seluruh dunia.
Samsung dan Motorola (MOT) adalah produsen handset mobile yang akan melihat peningkatan permintaan konsumen membeli handset 3G-compliant dan aksesoris.Kebanyakan pengguna akan diminta untuk meng-upgrade ponsel mereka saat mobile jika mereka ingin mengambil keuntungan dari layanan data 3G dapat menawarkan. ponsel 3G, sebagai akibat dari peningkatan kemampuan mereka, lebih mahal daripada para pendahulu mereka. biaya telepon lebih tinggi memberikan OEM merupakan kesempatan pendapatan tambahan.
Broadcom (BRCM) dan QUALCOMM (QCOM) adalah semikonduktor OEM chipset produsen yang 3G-compliant. Permintaan produk mereka akan meningkat dengan meningkatnya penetrasi handset 3G.
Yahoo! (yhoo) dan Apple (AAPL) adalah aplikasi 3G mitra yang memainkan peran integral dalam rantai nilai layanan 3G, karena mereka bermitra dengan operator untuk menawarkan konten (trailer film yaitu) dan platform pengiriman konten (iTunes toko musik) untuk mengakhiri pengguna. Electronic Arts (ERTS), yang menjual game mobile di pasar 38 juta orang game mobile, bisa manfaat dengan permintaan pelanggan meningkat karena kecepatan yang lebih tinggi game diizinkan oleh 3G.
Konvergensi hiburan, telekomunikasi, perangkat lunak, dan layanan data adalah semua terjadi pada perangkat mobile dan berbagai pemangku kepentingan di masing-masing ekosistem berdiri untuk mendapatkan.

Siapa Stand Menurunkan dari 3G Adopsi???

EarthLink (ELNK) adalah penyedia layanan internet nirkabel (WISP) yang beroperasi hotspot. perusahaan tersebut bisa melihat penurunan permintaan jasa mereka jika diaktifkan 3G EV-DO, teknologi pengganti untuk akses internet, terus melihat adopsi dipercepat.
Research in Motion (RIMM) adalah penyedia layanan berbasis 2G yang mungkin tidak berhasil membuat transisi ke 3G dan menjaga model bisnis mereka dalam bijaksana.RIMM, pembuat Blackberry layanan email populer bisa menjadi kurang berharga jika semua perangkat 3G dengan cepat dapat mengakses email melalui Internet (yang sebelumnya tidak terjadi). Catatan: Blackberry telah memasukkan teknologi 3g secepat atau bahkan lebih cepat dari pembuat handset saingan. Mereka sebenarnya merupakan pemimpin dalam menyediakan layanan 3G dan pra data 4G bagi masyarakat bisnis.
Di Indonesia sendiri, 3G hadi lebih dari 5 tahun yaitu sejak diluncurkan oleh operator telepon seluler pada tahun 2006. Apa yang telah terjadi selama 5 tahun tersebut tentunya menarik untuk dievaluasi, baik dari perspektif manajerial maupun dari perspektif konsumen, termasuk melihat dampaknya terhadap kinerja operator dan nilai tambahnya bagi pelanggan.
Banyak pihak yang berharap penerapan teknologi 3G akan berdampak positif terhadap operator seluler di Indonesia, termasuk meningkatkan pendapatan rata-rata per-pelanggan (ARPU). Sebagaimana diketahui, sejak tahun 2003 kecenderungan penurunan ARPU dialami semua operator seluler di Indonesia. Meskipun ada pengaruh pertumbuhan jumlah pelanggan yang yang terlalu pesat dalam penurunan ARPU tersebut, namun fenomena ini tetap menimbulkan kekhawatiran para pihak yang terkait. Pembukaan tender 3G oleh pemerintah pada tahun 2003 merupakan antisipasi atas permasalahan tersebut. Teknologi 3G dengan segala kemutakhirannya memberi peluang kepada operator seluler untuk berkreasi dan berinovasi menciptakan aplikasi dan layanan baru yang bisa meningkatkan pendapatan mereka, terutama pendapatan yang berasal dari layanan non-voice yang selama ini kontribusinya terhadap total pendapatan relatif masih kecil.
Operator seluler sangat optimis dengan teknologi 3G, hal tersebut tergambar dengan keberanian mereka menanamkan investasi dalam jumlah yang sangat besar pada teknologi ini, diantaranya investasi untuk memperoleh lisensi dari pemerintah, investasi pada jaringan, dan penyediaan konten. Semua itu dilakukan dengan perhitungan yang cermat serta persiapan yang matang. Hasilnya, selama 5 tahun terakhir pelanggan seluler di Indonesia telah bisa menikmati berbagai aplikasi dan layanan berbasis teknologi 3G. Diantaranya internet berkecepatan tinggi, video call, mobile TV, dan lain-lain. Jangkauan layanan 3G pun juga semakin luas dari waktu ke waktu.
Dari sisi pasar, peluncuran layanan 3G berdampak tidak langsung terhadap kenaikan jumlah pelanggan. Pada tahun 2006 jumlah penambahan pelanggan baru (net addition) operator 3G rata-rata mencapai diatas 25 persen per-tahun. Bahkan salah satu operator dominan berhasil mencapai peningkatan sekitar 40 persen dibanding tahun sebelumnya. Namun jika dianalisis lebih jauh, kenaikan tersebut lebih disebabkan oleh perang tarif yang sedikit sekali kaitannya dengan layanan 3G. Hal ini karena layanan 3G lebih ditujukan pada pelanggan existingyang diharapkan menambah pengeluaran seluler mereka dengan mengakses berbagai aplikasi dan layanan baru yang berbasis teknologi 3G. Selain itu tingginya churn rate turut membuat angka tingkat pertumbuhan tersebut menjadi bias. Masih bergantung pada Voice dan SMS
Hal yang menarik adalah, kehadiran layanan 3G ternyata masih belum mengubah peta pendapatan operator seluler secara signifikan. Meskipun demikian, arah menuju perbaikan telah ditunjukkan. Pada tahun 2003 sampai 2005, kontribusi pendapatan operator 3G dari voice rata-rata berkisar antara 86 – 78 persen. Setelah layanan 3G diluncurkan, kontribusi tersebut turun untuk tahun 2006 sampai semester I 2008 berkisar antara 77 – 72 persen. Hal ini cukup menggembirakan karena menunjukkan semakin berkurangnya ketergantungan operator terhadap layanan voice.
Sementara untuk kontribusi layanan non-voice rata-rata terjadi peningkatan dua kali lipat selama lima tahun terakhir, yaitu dari 14 persen pada tahun 2003 menjadi 29 persen pada semester I 2008. Namun yang harus dicatat, sebagian besar (lebih dari 70 persen) pendapatan non-voice ini masih disumbang oleh layanan SMS yang notabene tidak membutuhkan teknologi secanggih 3G. Hal ini tentunya tidak sejalan dengan harapan bahwa teknologi 3G dapat membantu operator seluler meningkatkan kontribusi layanan non-voice (diluar SMS) untuk mendongkrak ARPU.
Hal lain yang perlu digarisbawahi, meskipun secara nominal pendapatan operator mengalami peningkatan setelah layanan 3G diluncurkan, namun peningkatan tersebut masih belum memadai bila dibandingkan dengan nilai imbal balik investasi yang diharapkan. Sebagai gambaran, untuk membayar lisensi kepada pemerintah selama 10 tahun, operator 3G mengeluarkan dana antara Rp200 – 500 miliar. Sedangkan untuk membangun jaringan 3G dan infrastrukturnya, sekitar Rp 1 triliun telah dikeluarkan tiap operator 3G. Belum lagi biaya penyediaan konten dan setup berbagai aplikasi baru.
Hal ini harus dipikirkan mengingat meskipun lisensi teknologi 3G ini berlangsung 10 tahun, namun tidak menutup kemungkinan akan muncul teknologi baru (4G) yang harus diadopsi sebelum lisensi tersebut berakhir. Ini berarti investasi baru harus dikeluarkan dan investasi lama tutup buku.
Penerimaan Konsumen terhadap Layanan 3G
Penjelasan atas faktor yang mempengaruhi kurang cepatnya tingkat pertumbuhan pendapatan dari layanan non-voice berbasis teknologi 3G bisa bermacam-macam, namun satu hal yang patut dilihat lebih mendalam adalah mengenai penerimaan konsumen terhadap teknologi baru ini. Dalam hal ini pengambil keputusan, baik dari pemerintah maupun dari industri telekomunikasi, melupakan sebuah pertanyaan paling mendasar: Apakah teknologi 3G relevan dengan kebutuhan konsumen Indonesia? Jawaban atas pertanyaan ini seharusnya diselidiki terlebih dahulu, mengingat penerimaan pelanggan (konsumen) sangat penting dalam rantai bisnis di industri yang sarat teknologi seperti ini.
Usaha untuk menyelidiki penerimaan konsumen memang sudah dilakukan, namun lingkupnya sangat kecil dan hasilnya bahkan diabaikan oleh pengambil keputusan. Penyebabnya mungkin adalah optimisme yang berlebihan terhadap teknologi 3G ini. Indikasinya, para pengambil keputusan begitu yakin bahwa kebutuhan konsumen akan muncul secara otomatis setelah infrastruktur siap dan layanan 3G diluncurkan. Pada kenyataannya hal tersebut tidak terjadi dan proses penerimaan konsumen terhadap sebuah teknologi baru perlu dimengerti karena faktor yang mempengaruhinya unik untuk tiap teknologi.
Waktu 5 tahun memang masih terlalu singkat untuk melakukan sebuah evaluasi, namun tidak ada salahnya hal ini dilakukan untuk merekam gejala-gejala yang bisa mempengaruhi hasil akhir penerapan teknologi 3G di Indonesia. Terutama untuk memastikan investasi triliunan rupiah yang telah dikeluarkan dapat segera kembali secepatnya, sebelum teknologi yang lebih baru datang.

TEKNOLOGI 3G
Teknologi 3G terbagi menjadi GSM dan CDMA. Teknologi 3G sering disebut dengan Mobile broadband karena keunggulannya sebagai modem untuk internet yang dapat dibawa ke manapun dan kapanpun.
Keberhasilan layanan 3 G di Eropa dan Jepang ini disebabkan oleh faktor:
1. Dukungan pemerintah.
Pemerintah Jepang tidak mengenakan biaya di muka (upfront fee) atas penggunaan lisensi spektrum 3G atas operator-operator di Jepang (ada tiga operator: NTT Docomo, KDDI dan Vodafone).
Sedangkan pemerintah Korea Selatan, walau pun mengenakan biaya di muka, memberikan insentif dan bantuan dalam pengembangan nirkabel pita lebar (Korea Selatan adalah negara yang menggunakan Cisco Gigabit Switch Router terbanyak di dunia) sebagai bagian dalam strategi pengembangan infrastruktur.
2. Kultur masyarakatnya.
Layanan video call, yang diramal menjadi killer application tidak terlalu banyak digunakan di kedua negara tersebut. Namun, layanan seperti download music dan akses Internet sangat digemari. Operator seperti NTT Docomo (Jepang) memberikan layanan Chaku Uta untuk download music. Sedangkan di Korea, layanan web presence seperti Cyworld yang diberikan oleh SK Tel, sangat digemari. Dengan layanan ini, pelanggan bisa mengambil foto dari handset dan langsung memuatnya ke web portal miliknya di Cyworld. Layanan ini kemudian ditiru oleh Flickr dengan handset N73.
3. Keragaman layanan konten. Docomo dan SKTel tidak menggunakan WAP standar sebagai layanan konten nya. Docomo mengembangkan aplikasi browser yang disebut iMode, sedangkan SKTel mempunyai June dan Nate.
Berbeda dengan negara-negara diatas, hal-hal berikut inilah yang menjadi penyebab rendahnya penerimaan konsumen di Indonesia :
1. Konsumen mempersepsikan 3G sebagai layanan yang mahal (pada kenyataannya tarif layanan berbasis 3G di Indonesia relatif mahal dibandingkan layanan non-3G), karena itu persepsi mereka terhadap kemanfaatan (perceived usefulness) dari teknologi 3G menjadi negatif.
2. Sebagian besar pengguna ponsel di Indonesia terbiasa hanya menggunakan fitur dan layanan dasar. Sehingga, kehadiran layanan 3G yang digembar-gemborkan canggih dansophisticated memberikan kesan yang menjerumuskan karena pengguna ponsel mempersepsikan 3G sebagai teknologi tingkat tinggi yang sulit untuk dikuasai.
3. Dengan kata lain mereka meyakini bahwa 3G itu “ribet”, sehingga persepsi terhadap kemudahan penggunaan (perceived ease of use) atas layanan 3G menjadi negatif. Faktor kemanfaatan dan kemudahan penggunaan merupakan dua kunci utama yang menciptakan keyakinan (belief) seseorang untuk menerima dan menggunakan sebuah teknologi baru. Jika kedua faktor tersebut tidak terpenuhi, niscaya akan sulit bagi operator 3G untuk mengharap kesuksesan layanan 3G.


KESULITAN IMPLEMENTASIKAN 3G DI INDONESIA
Device
• Harga masih mahal. Jika harga sudah mencapai Rp 1,5 juta baru akan terjadi “tipping point” dimana layanan akan diserbu pengguna.
• Batere handset 3G saat ini masih cepat habis.
• Menu, aplikasi, dan software yang ada di handset 3G saat ini masih sulit dipersonalisasi dan kurang user friendly. Yang ada saat ini sepertinya hanya memindahkan menu yang ada di handset GSM saja.
• Layar masih belum nyaman untuk beberapa aplikasi
Aplikasi
• Aplikasi tidak tersedia dalam handset sehingga harus dipasang dahulu. Hal ini bisa menjadi ganjalan untuk pengguna yang tidak terlalu paham masalah teknis.
• Content masih sangat terbatas dan belum memenuhi kebutuhan komunitas / kultur.
• Kebanyakan aplikasi masih terpengaruh dengan layanan GSM
People
• Nampaknya harus ada segmentasi (usia, genre).
Pricing
• Diperkirakan adalah Rp 5000,-/download.
• Bisa juga dilakukan dengan bundling.
• Bisa juga bergantung kepada jenis musik (genre). Dengan kata lain ada subsidi silang.
Partnership
• Sebaiknya ada one stop partner sehingga memudahkan operator
• Ada banyak ide-ide lain

Secara evolusioner
Standar IMT-2000 menerapkan 2 macam evolusi ke 3G, yaitu:
1. Dari 2G CDMA standard IS-95 (cdmaOne) ke IMT-SC (cdma2000).
2. Dari 2G TDMA standars (GSM/IS-136) ke IMT-SC (EDGE).
Ini adalah standar IMT-2000 yang memerlukan alokasi spektrum yang baru, sebagai contoh IMT-DS (W-CDMA) karena saluran yang diperlukan cukup luas (5MHz), dan TMT-TC (TD-SCDMA/UTRA TDD) ditambah dengan IMT-FT (DECT) karena memerlukan frekuensi TDD.




SALAH PAHAM TENTANG 3G
Berikut ini ada beberapa pemahaman yang salah tentang 3G di dalam masyarakat umum:
1. Layanan 3G tidak bisa tanpa ada cakupan layanan 3G dari operator. Hanya membeli sebuah handset 3G, tidak berarti bahwa layanan 3G dapat dinikmati. Handset dapat secara otomatis pindah ke jaringan 3G bila, pelanggan tidak menerima cakupan 3G. Sehingga bila seseorang sedang bergerak dan menggunakan layanan video call, kemudian terpaksa berpindah ke jaringan 2G, maka layanan video call akan putus.
2. Layanan 3G berada pada frekuensi 1.900 Mhz. ITU-T memang mendefinisikan layanan 3G untuk GSM pada frekuensi 1.900 Mhz dengan lebar pita sebesar 60 Mhz. Namun, pada umumnya, teknologi berbasis CDMA2000 menggunakan spektrum di frekuensi 800 Mhz, atau yang biasa dikenal sebagai spektrum PCS (Personal Communication System).

CONTOH 3G
Aktivasi 3G lewat sms

  • Telkomsel. Ketik :3G, Kirim ke 3636
  • Indosat (Matirx). Ketik :Reg 3G, Kirim ke 777
  • proXL. Ketik : GPRS, Kirim ke 9667

Begitulah, beberapa penjelasan singkat tentang 3G. semoga artikel ini dapat memberikan wawasan pada semua yang membacanya. ^_^

SUMBER:

• http://id.wikipedia.org/wiki/3G
• http://staff.blog.ui.ac.id/harryyadin.mahardika/archives/5
• http://www.wikinvest.com/concept/3G
• http://rahard.wordpress.com/2006/02/25/kesulitan-implementasi-3g-di-indonesia/
• http://pc24.co.id/catalogue/category129_1.htm

me and friends

 
Guys, ini adalah video karya kami...
dilihat ya...!!!

Latar Belakang Masuknya Bangsa Eropa ke Indonesia

a. Penjelajahan Bangsa Portugis
Setelah perjanjian Thordesillas (1492) pelaut-pelaut Portugis di bawah pimpinan Bartholomeus Diaz mencoba mencari jalan keluar untuk menemukan dunia Timur (pusat rempah-rempah). Namun pelayarannya Bartholomeus Diaz hanya sampai di ujung Afrika Selatan (1496). Hal ini disebabkan oleh besarnya gelombang ombak Samudera Hindia, sehingga kapal-kapal yang dibawa oleh Bartholomeus Diaz tidak berhasil melewatinya. Oleh Bartholomeus Diaz tanjung itu dinamakan Tanjung Pengharapan (Cape og Good Hope atau Tanjung Harapan sekarang).
Pada tahun 1498, raja Portugis mengirim ekspedisinya di bawah pimpinan Vasco da Gama. Ekspedisi ini berhasil mendarat di Kalkuta (India) pada tahun 1498. Kemudian pada tahun 1511 dari India bangsa Portugis mengirim ekspedisinya di bawah pimpinan Alfonso d’Alburquerque, mengikuti perjalanan para pedagang Islam. Pada tahun 1511 itu juga Portugis berhasil menduduki Malaka, pusat perdagangan Islam di Asia Tenggara. Kemudian Portugis tiba di Ternate (Maluku) tahun 1512.
Untuk menyelesaikan pertikaian kedua bangsa kulit putih itu, paus turun tangan dan pada tahun 1512 dilakukan Perjanjian Saragossa (Zaragoza). Isi perjanjian itu antara lain:
1.    Bumi ini dibagi atas dua pengaruh, yaitu pengaruh bangsa Spanyol dan Portugis.
2.    Wilayah kekuasaan Spanyol membentang dari Mexico ke arah Barat sampai ke kepulauan Filipina dan wilayah kekuasaan Portugis membentang dari Brazillia ke arah timur sampai ke kepulauan Maluku.
b. Kedatangan Bangsa Belanda di Indonesia
Bangsa Belanda memulai pelayarannya, pada tahun 1596 di bawah pimpinan Cornelis de Houtman, para pedagang bangsa Belanda tiba Banten (Indonesia). Dari bandar Banten pelaut Belanda melanjutkan pelayarannya ke arah timur dan mereka kembali dengan membawa rempah-rempah dalam jumlah yang cukup banyak.
Untuk mengatasi persaingan antara para pedagang Belanda itu sendiri, pemerintah membentuk badan usaha atau kongsi dagang yang diberi nama Vereenigde Oost Indische Compagnie (VOC) yaitu Persekutuan Dagang Hindia Timur. VOC berdiri tahun 1602 yang juga lebih sering disebut oleh bangsa Indonesia dengan sebutan Kompeni Belanda.
c. Kedatangan Bangsa Inggris di Indonesia
Sejak abad ke-17, para pedagang Inggris sudah berdagang sampai di daerah India. Di India timur, para pedagang Inggris mendirikan kongsi dagang yakni East India Company (EIC) pada tahun 1600, dengan daerah operasinya adalah India. Pusat kekuatan EIC adalah Kalkuta (India), dan dari kota inilah Inggris meluaskan wilayahnya ke Asia Tenggara.
Di bawah Gubernur Jenderal Lord Minto yang berkedudukan di Kalkuta dibentuk ekspedisi Inggris untuk merebut daerah-daerah kekuasaan Belanda yang ada di wilayah Indonesia. Pada tahun 1811, Thomas Stamford Raffes telah berhasil merebut seluruh wilayah kekuasaan Belanda di Indonesia.
Berdasarkan perjanjian London tahun 1815, Inggris diharuskan mengembalikan kekuasaannya di Indonesia kepada Belanda. Dan pada tahun 1816 Inggris melaksanakan kewajibannya itu.
Pada tanggal 17 Maret 1824, di London, Antara Kerajaan Britania Raya dan Kerajaan Belanda mentandatangani Perjanjian Britania-Belanda 1824, yang juga dikenal dengan Perjanjian London atau Traktat London. Perjanjian ini ditujukan untuk mengatasi konflik yang bermunculan akibat pemberlakuan Perjanjian Britania-Belanda 1814.
Belanda diwakili oleh Hendrik Fagel dan Anton Reinhard Falck, sedangkan Britania diwakili oleh George Canning dan Charles Watkins Williams Wynn.
Perjanjian ini menjelaskan, bahwa kedua negara diijinkan untuk tukar menukar wilayah pada British India, Ceylon (Sri Langka) dan Indonesia, berdasarkan kepada negara yang paling diinginkan, dengan pertimbangan masing-masing negara harus mematuhi peraturan yang ditetapkan secara lokal. antara lain :
1. Pembatasan jumlah bayaran yang boleh dikenakan pada barang dan kapal dari negara lain.
2. Tidak membuat perjanjian dengan negara bagian Timur yang tidak mengikutsertakan /membatasi perjanjian dagang dengan negara lain.
3. Tidak menggunakan kekuatan militer dan sipil untuk menghambat perjanjian dagang.
4. Melawan pembajakan dan tidak menyediakan tempat sembunyi atau perlindungan bagi pembajak atau mengijinkan penjualan dari barang-barang bajakan.
5. Pejabat lokal masing-masing tidak dapat membuka kantor perwakilan baru di pulau-pulau Hindia Timur tanpa seijin dari pemerintah masing-masing di Eropa.
Pertimbangan-pertimbangan dalam perjanjian ini, mengikutsertakan :
* Belanda menyerahkan semua dari perusahaan/bangunan yang telah didirikan pada wilayah India dan hak yang berkaitan dengan mereka.
* Belanda menyerahkan kota dan benteng dari Malaka dan setuju untuk tidak membuka kantor perwakilan di semenanjung Melayu atau membuat perjanjian dengan penguasanya.
* Belanda menarik mundur oposisinya dari pendudukan pulau Singapura oleh Britania.
* Britania meminta untuk diberikan akses perdagangan dengan kepulauan Maluku, terutama dengan Ambon, Banda dan Ternate.
* Britania menyerahkan pabriknya di Bengkulu (Fort Marlborough) dan seluruh kepemilikannya pada pulau Sumatra kepada Belanda dan tidak akan mendirikan kantor perwakilan di pulau Sumat atau membuat perjanjian dengan penguasanya.
* Britania menarik mundur oposisinya dari pendudukan pulau Billington oleh Belanda.
* Britania setuju untuk tidak mendirikan kantor perwakilan pada kepulauan Karimun atau pada pulau-pulau Batam, Bintan, Lingin, atau pulau-pulau lain yang terletak sebelah selatan dari selat Singapura ataumembuat perjanjian dengan penguasa-penguasa daerah.
Semua serah terima dari kepemilikan dan bangunan yang didirikan terjadi pada tanggal 1 Maret 1825.
Termasuk penyerahan Jawa kembali kepada Belanda, seperti yang dijelaskan pada Convention on Java tanggal 24 Juni 1817. Hal ini diluar dari jumlah yang harus dibayarkan oleh Belanda sebesar 100.000 pounds sterling sebelum akhir tahun 1825.

Choi Min Ho

























Nama :  Choi Minho Hangul: 최민호, Hanja: 崔珉豪; 
Pekerjaan : Singer, rapper, dancer, actor, model, host, endorser
Tahun Aktif : 2008–sekarang (menyanyi), 2010-sekarang (akting)
Aktivitas Lain : Sebelum menjadi penyanyi di Shinee, Minho menjadi model untung Ha Sang Baek di Seoul  Collection F/W 08-09 pada bulan Maret. Pada tahun 2009, Minho menjadi model video klip "Gee" milik Girls' Generation baik versi Jepang maupun versi Koreanya. Selain menjadi model video klip "Gee", ia juga tampil di video klip "Sound" yang dinyanyikan oleh VNT dalam debutnya. Ia menjadi anggota tetap di Dream Team Season 2. Ia dipanggil "ace" karena ia beberapa kali memenangkan pertandingan dalam acara tersebut. Sekarang ia menjadi pembawa acara "Music Core" bersama sesama anggota Shinee, Onew. Minho juga mendapat peran di acara KBS, Oh! My School atau yang dikenal juga sebagai '100 points out of 100
Pendidikan : Ia kuliah di universitas Konkuk jurusan art & culture film.

SHINee(샤이니) _ Hello _ MusicVideo

Avril Lavigne - What The Hell

Justin Bieber - Somebody To Love Remix ft. Usher

Justin Bieber - Somebody To Love Remix ft. Usher

About

Pengikut